Pohon Albesia Tumbang Hancurkan Bangunan Tempat Suci

Polda Bali – Polsek Tegallalang – Polsek Tegallalang, Bencana alam memang sangat sulit untuk kita hindari namun hal ini dapat dicegah dengan melakukan langkah langkah antisipasi dengan sedemikian rupa untuk menghindari hal hal yang tidak kita inginkan. Rabu (12/6/19)

Seorang warga I Made Sumadi (50 th) warga asal Banjar Gagah Desa Tegallalang kecamatan Tegallalang telah mengalami bencana alam berupa Pelinggih (sanggah/bangunan tempat suci) miliknya mengalami rusak berat akibat sebuah pohon Albesia tumbang tersebut.

Pohon Albesia tersebut tumbuh disebelah timur bangunan suci milik I Made Sumadi (korban) tersebut yang kepemilikannya diakui oleh I Made Suija

Sedikitnya ada dua saksi mata yang sempat dikonfirmasi terkait dengan kejadian tersebut oleh Polsek Tegalalang yang bernama Made Rebat (75) dan dan Ni Ketut Mentik 70) yang mengakui saat kejadian tidak jauh dari tempat kejadian.

Kronologis Kejadian dapat dijelaskan oleh saksi adalah sekitar pukul 09. 00 wita korban melakukan Kegiatan dengan melakukan persembahan sesajen ke tempat suci miliknya, kemudian Rebat ada didepan rumah, sekitar pukul 11.00 wita dirinya mendengar suara gemurah yang bersumber dari arah timur dimana ditempat tersebut yang penuh dengan tamanan pohon Albesia.

Kemudian Menjadi I Made Mentik berlari keluar rumah dan meminta bantuan kepada warga sekitar bahwa bangunan suci miliknya tertimpa pohon.

Mendengar informasi dari Warga tersebut Bhabinkamtibmas Desa Tegallalang AIPTU DEWA MADE SANDAT bersama Babinsa melakukan pengecekan dilokasi dan kemudian staf trantib Kec. Tegallalang an. I nyoman Sujana dan berupaya menghubungi Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab.Gianyar untuk dilakukan Proses Evakuasi bangunan dan pemotongan Material Kayu yang menimpa bangunan ibadah milik Korban.

Sekitar pukul 12.30 wita team dari Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab.Gianyar tiba di Lokasi kejadian sebanyak 8 orang dibawah kendali danru I Mada Sutawa dan melakukan proses Evakuasi dengan melakukan pemotoangan material Kayu dan pukul 13.15 wita kayu dapat dibersihkan dari tempat kejadian.

Piket pawas (IPTU I MADE DARMA) SPKT dan unit Patroli melakukan tindkan mengamankan TPTKP dengan menjaga lokasi kejadian supaya tidak terjadinya peristiwa membahayakan masyarakat lainya yang ikut menyaksikan peristiwa tersebut.

Atas kejadian tersebut tidak terdapat Korban jiwa Namun Korban materiil bangunan jika ditafsir sebesar Rp 30.000.000 dan menunggu proses mediasi dari pemilik lahan (Kayu yang tumbang)

Pihak Rebat sudah memperingati pemilik Lahan Kayu untuk dilakukan pemotongan kayu karena sudah sangat rawan karena Kayu sudah miring dan batang pohon sudah berlobang namun pemilik lahan belum mengindahkan peringatan tersebut.

Menurut Pawas Polsek Tegallalang Iptu Made Darma mengatakan sebagai tindak lanjut terkait dengan kejadian ini antara pemilik kayu dengan pemilik bangunan (korban) masih meminta waktu untuk mengadakan Musyawarah dalam penyelesaian terkait kejadian ini.”ungkap Pawas yang berhasil ditemui oleh awak media TB.News

Be the first to comment

Leave a Reply